Materi-25

DAMPAK GLOBALISASI DAN UPAYA MENGHADAPI GLOBALISASI

DAMPAK GLOBALISASI

     Globalisasi mempunyai banyak manfaat dan pengaruh bagi masyarakatdi dunia. Namun di didi lain, globalisasi juga membawa pengaruh atau dampak negative. Apakah kamu dapat merasakan pengaruh negartif yang terjadi dari globalisasi? Untuk mengetahui berbagai dampak dan pengaruh positif atau negative globalisasi, marilah kita ikuti pembahasan berikut.

DAMPAK POSITIF GLOBALISASI

  1. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

     Perkembangan ilmu pengetahuan yang cepat membawa perubahan yang cepat pula dalam teknologi. Globalisasi membawa masyarakat melakukan penyesuaian terhadap perubahan social budaya. Hal ini dapat dilihat dari minat masyarakat terhadap ilmu pengetahuan yang semakin besar. Teknologi yang dihasilkan sebagai aplikasi dari ilmu pengetahuan kemudian dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat. Pemanfaatan teknologi ini membawa banyak keuntungan bagi masyarakat seperti kemudahan dalam melakukan berbagai kegiatan, hasil produksi menjadi lebih banya, dan sebagainya.

     Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang kehidupan membawa pengaruh positif dalam masyarakat. Dalam bidang pertanian misalnya, perkembangan teknologi yang diterapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertania. Selain keuntungan terhadap hasil produksi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mampu meningkatkan efektivitas sehingga terjadu efisiensi

2. Meningkatnya Efektivitas dan Efisiensi

     Kegiatan yang menunjukkan manfaat globalisasi dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi dengan memanfaatkan teknologi internet dalam penjualan tiket pesawat, kereta, bis dan transportasi lain secara online. Pembayaran tiket dilakukan dengan transfer melalui ATM atau SMS baking. Mengapa cara pembelian dan pembayaran semacan ini banyak dipilih oleh pengguna jasa transportasi? Pembelian dengan cara semacam ini dianggap lebih efektif dan efisien. Dalam hitungan menit saja tiket yang kita inginkan sudah ada di tangan.

     Efektivitas dan efisien adalah kata kunci untuk menjelaskan pengaruh positif  globalisasi. Apa yang dimaksud dengan efektivitas dan efisiensi? Efektivitas dapat diartikan sebagai pengukuran keberhasilan dalam pencapaian tujuan yang telah diinginkan. Apalagi sesuatu telah berhasil dikerjakan dengancara yang tepan dan sesuai dengan yang diinginkan disebut efektif. Misalnya tugas A dapat selesai dengan pemilihan cara yang sudah ditentukan, maka cara tersebut adalan benar atau efektif. Efisien dapat diartikan sebagai tepat, cermat, berdaya guna dalam melakukan sesuatu. Ketika cara A membutuhkan waktu 1 jam sedang cara B membutuhkan waktu 2 jam, maka cara A lebih efisien dari cara B. Dengan kata lain efektif adalah melakukan tugas yang benar sedangkan efisien adalah melakukan tugas dengan tepat.

     Berdasarkan pembahasan di atas diketahui bahwa globalisasi memberikan manfaat yang sangan besar dalam kehidupan manusia. Di antaranya adalah terjadi efektivitas dalam penggunaan pikiran, tenaga ataupun waktu. Hal ini tentunya membuat segala kebutuhan manusia dapat terpenuhi dengan lebih mudah. Dapatkah kamu menunjukkan contoh kegiatan dalam masyarakat yang dianggapefektif dan efisien

3. Perekonomian Suatu Negara Semakin Meningkat

     Waters dalam Kamanto Sunarto (2004) berpandangan bahwa globalisasi berlangsung salah satunya pada bidang perekonomian. Globalisasi ekonomi tampak antara lain di bidang perdagangan, produksi, investasi, ideology organisasi, pasar modal, dan pasar kerja. Globalisasi perekonomian ini mampu membawa banyak manfaat positif. Salah satu dampak positif kehadiran globalisasi ekonomi adalah semakin berkembang dan menggeliatnya perekonomian sebuag negara. Hal ini salah satunya karena semakin banyak modal yang masuk ke sebuah negara. Indonesia juga menjadi salah satu sasaran dunia internasional sebagai tempat terbaik untuk berinvestasi, terutama untuk sector pertambangan, pertanian dan industry.

4. Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat

     Pengaruh psitif dari globalisasi yang sebelumnya dibahas adalah meningkatkan perekonomian seluruh negara. Meningkatnya perekonomian suatu negara pada akhirnya dapat membuat peningkatan taraf hidup masyarakat. Keadaan seperti ini akan membuat negara semakin aman, damai, dan tenteran karena bisa menurunkan tingkat kriminilalitas di nnegara tersebut seperti pencurian, pembunuhn, korupsi dan lainnya. Dunia yang tanpa batas saat ini memungkinkan seseorang untuk berusaha meningkatkan taraf hidup dan keluarganya. Tidak sedikit warga negara kita yang bekerja di luar negeri untuk membiayai kebutuhan keluarganya di dalam negeri.

5. Komunikasi Semakin Cepat dan Mudah

     Dahulu, mungkin orang tua kita membutuhkan waktu lama untuk berkomunikasi dengan kerabat atau sahabat yang berada di wilayah atau di negara lain. Media yang digunakan berkomunikasi saat itu memlalui media surat menyurat. Tetapi saat ini komunikasi sudah bergeser di antaranya dengan surat elektronik (e-mail), internet, telepon, meia jejaring social dan sebagainya. Saat ini media komunikasi tersebut lebih disukai masyarakat karena dianggap lebih cepat dan murah. Dalam hitungan detik pesan kita sudah tersampaikan.

6. Berkembangnya Dunia Pariwisata

     Globalisasi berdampak positif bagi perkembangan dunia pariwisata di suatu negara, tak terkecuali di Indonesia. Tempat-tempat wisata di Indonesia semakin dikenal masyarakat dunia melalui berbagai teknologi seperti internet dan media social lainnya. Kesenjangan jarak tidak lagi menjadi masalah karena didukung dengan kemudahan sesame transportasi. Selain itu penyebaran informasi melalui media internet atau aplikasi smartphone menjadikan tempat-tempat wisata yang dikunjungi oleh wisatawan dengan mudah diketahui orang lain. Mereka kemudian tertarik untuk berkunjung pula di tempat tersebut.

7. Perkembangan Alat Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

     Apakah kamu pernah menyaksikan berita di tellevisi, membaca artikel koran secara online atau mengunduh berbagai informasi, gambar, video dari media internet? Tentunya kanu dimudahkan oleh media internet. Selain itu kamu juga mendapatkan informasi lebih bebas, terbuka dan udah. Keterbukaan dan kebebasan informasi sangatlah penting terutama di masa globalisasi seperti sekarang. Saat ini informasi beredar secara global dan cepat. Berita. Kkejaian, atau hal-hal yang aa di belahan dunia mana pun, dalam hitungan menit setelah peristiwa terjadi dapat kita peroleh informasinya. Informasi yang masuk dan keluar tidak bisa dibendung. Akses informasi semakin terbuka lebar, masyarakat bisa mendapatkan berbagai informasi dengan mudah dan cepat.

DAMPAK NEGATIF GLOBALISASI

Untuk mengetahui dampak negative globalisasi, marilah kita ikuti pembahasan berikut?

  1. Westernisasi

     Apakah kalian pernah mendengan istilah westernisasi? Westernisasi adalah suatu perbuatan seseorang yang mulai kehilangan nasionalisme dengan meniru atau melakukan aktiviatas kebarat-baratan. Westernisasi dilakukan di  antaranya dengan cara meniru gaya hidup bangsa Barat seperti Bangsa Eropa dan Amerika. Mengapa yang ditiru adalah Eropa dan Amerika? Bangsa Eropa dan Amerika dianggap sebagai bangsa yang lebih modern sehingga banyak anggapan bahwa meniru mereka akan disebut modern. Padahal kalau dicermati, perilaku dan gaya hidup bangsa Barat belum tentu sesuai dengan budaya kita. Westernisasi dapat dilihat dari cara berpakaian, cara mengisi waktu luang dan sebagainya. Gaya hidup yang bermewah-mewahan, gaya rambut keprirang-pirangan, pergi ke klub malam, dugem adalah beberapa contoh perilaku westernisasi.

a). Faktor Penyebab Westernisasi

  1. Kurang penguasaan dan berkembangnya iptek
  2. Masyarakat yang bersifat konsumtif terhadap barang-barang luar negeri
  3. Maraknya budaya Barat dan akulturasi (percampuran) budaya
  4. Kurangnya kesadaran masyarakat memilah budaya yang baik atau buruk
  5. Munculnya keinginan untuk mencari kebebasan, seperti negara-negara Barat
  6. Meniru gaya berbusana, rambut, serta gaya hidup ke barat-baratan.

b)Dampak Positif Westernisasi

  1. Dapat menguasai iptek
  2. Terjadi akulturasii (percampuran) budaya sehingga tidak mengalami kebosanan budaya karena masyarakat selalu menginginkan hal-hal yang baru
  3. Penggunaan bahasa lain dalam komunikasi meningkatkan wawasan dan pengetahuan
  4. Munculnya ide-ide baru yang dapat membantu kemajuan iptek

  • Dampak Negatif Westernisasi
  • Lunturnya jiwa nasionalis dan jati diri bangsa
  • Melunturnya semangat cinta akan bangsa dan budaya sendiri
  • Gaya hidup yang bersifat konsumtif
  • Mencari segala sesuatu yang instan
  • Budaya Barat yang dikenal dengan konsep liberalism, mengakibatkan munculnya pornografi, pergaulan bebas dan sebagainya
  • Demoralisasi

     Globbalisasi yang terjadi, menjadikan paham-paham barat masuk secara leluasa ke Indonesia. Paham-paham tersebut belum tentu sesuai denan nilai yang dimiliki bangsa Indonesia. Hal ini menyebabkan nilai-nilai social mmasyarakat mrmudar. Masyarakat mulai meninggalkan nilai dan norma social mereka. Memudarnya nilai dan norma social ini pada akhirnya dapat menyebabkan munculnya dekadensi moral atau demoralisasi. Adekadendi moral atau demoralisasi adalah menurunnya atau merosotnyaakhlak atau perilaku yang bertentangan dengan nilai dan norma dalam masyarakat. Demoralisasi yang banyak kita jumpai saat ini antara lain pembunuhan, pencurian, korupsi, dan pergaulan bebas. Akibat selanjutnya dari demoralisasi adalah meningkatnya kriminalitas dalam masyarakat.

  • Kesenjangan Sosial Ekonomi

     Tidak dipungkiri lagi bahwa kesenjangan social ekonomi saat ini terjadi di berbagai daerah. Kesenjangan social ekonomi yang terjadi salah satunya sebagai akibat dari globalisasi. Apa yang dimaksud dengan kesenjangan social ekonomi? Kesenjangan social ekonomi adalah perbedaan yang tajam antara satu kelompok dengan kelompok lain dalam bidang social dan ekonomi.Kesenjangan social ekonomi dapat terjadi karena pembangunan dan modernisasi tidak dilaksanakan secara merata dan berimbang. Hasil-hasil yang dicapai dalam pembangunan dan globalisasi hanya dinikmati oleh sebagian masyarakat saja.

  • Kriminalitas

     Kriminalitas yang semakin adalah dampak lanjutan dari segala macam masalah social yang muncul di masyarakat. Dari hari ke hari, media massa baik cetak, media online ataupun media elektronika didominasi oleh berita criminal mulai dari pembunuhan, mutilasi, pembuangan bayi, penculikan, penipuan, korupsi dan sebagainya. Kriminalitas juga terjadi sebagai akibat dari kehidupan pada era globalisasi. Apakah yang dimaksud dengan kriminalitas? Kriminalitas dapat disebut juga sebagai segala bentuk tindakan yang melanggar norma hukum.

Faktor penyebab terjadinya kriminalitas adalah:

  1. Pertentangan dan persaingn
  2. Perbedaan ideologi politik
  3. Kepadatan dan komposisi penduduk
  4. Mentalitas yang labil

Dampak kriminalitas di antaranya:

  1. Merugikan pihak lain baik material maupun immaterial
  2. Merugikkan masyarakat secara keseluruhan
  3. Merugikan negara dan
  4. Mengganggu stabilitas keamanan masyarakat

Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kriminalitas sebagai berikut:

  1. Menegakkan sanksi hokum yang tegas tanpa pandan bulu
  2. Mengatifkan peran orang tua dan lembaga pendidikan dalam mendidik anak
  3. Selektif terhadap budaya asing yang masuk agar tidak merusak nilai budaya bangsa
  4. Menjaga kelestarian dan kelangsungan nilai an norma dalam masyarakat
  • Pencemaran Lingkungan

     Masuknya perusahaan asing dan pembangunan sebagai proses dari globalisasi telah membawa perubahan pula dalam lingkungan alam. Berbagai kemudahan telah kita rasakan sebagai dampak dari globalisasi. Namun demikian proses globalisasi yang tidak dibarengi dengan analisis masalah dan dampak lingkungan (amdal) sering menimbulkan malapetaka, yakni berupa pencemaran lingkungan. Hal ini diakibatkan oleh teknologi dan alat mesin yang digunakan oleh pabrik pengolahan atau industry.

     Pencemaran lingkungan, baik lingkungan udara, air, suara, maupun tanah, akan berdampak bagi kesehatan tubuh manusia maupun makhluk hidup yang lain. Banyak wabah penyakit yang ditimbulkan dari pencemaran, seperti sesak napas, keracunan udara, kolera, asma, dan TBC. Mengingat bahaya tersebut, berbagai usaha perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Usaha-usaha untuk menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan hanya dalam skala local maupun nasional, melainkkan harus dilaksanakan dalam skala global. Penanggulangan pencemaran dapat berupa penanggulangan administrasi , edukatif dan juga teknologis.

  • Kenakalan Remaja

    Vandalisme dan tawuran merupakan salah satu gejala kenakalan remaja yang banyak ditemukan di sekitar lingkungan. Dalam masyarakat sering terjadi aksi yang dilakukan oleh remaja seperti tawuran atau vandalism (mencoret-coret fasilitas umum). Hal ini sebagai bentuk dari makin memudarnya  nilai budaya bansa yang dimiliki oleh remaja. Aksi yang dilakukan oleh remaja itu dapat dikategorikan sebagai kenakalan remaja. Kenakalan remaja disebut juga dengan istilah juvenile delinquency. Adapun salah satu factor penyebabnya adalah demonstration effect yaitu pola hidup memperlihaykan penampilan yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya demi diperolehnya gengsi atau prestise. Bentuk-bentuk kenakalan remaja di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kenakalan remaja yang menimbulkan korban fisik pada orang lain seperti perkelaian, perampokan dan pembunuhan.
  2. Kenakalan remaja yang menimbulkan korban materi seperti: perusakan, pencurian, pencopetan dan pemerasan.
  3. Kenakalan remaja yang tidak menimbulkan korban di pihak lain seperti penyalahgunaan penggunaan narkoba
  4. Kenakalan yang melawan status, sebagai pelajar dengan cara membolos, mengingkari status sebagai anak dengan cara pergi dari rumsh stsu membantah perintah orang tua
  5. Kenakalan remaja non criminal adalah remaja yang cenderung tertarik pada kesenangan yang sifatnya menyendiri, apatis terhadap kegiatan masyarakat atau sekolah, melamun, mudah tersinggung dan sebagainya
  6. Perasaannya sangat peka dan mudah terluka, cepat tersinggung dan membesar-besarkan kekurangannya sendiri.

     Faktor Penyebab Kenakalan Remaja

  • Faktor Internal
  • Krisis Identitas

Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Integrasi pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Integrasi kedua, tercaainya identitas peran. Kenakanlan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.

  • Faktor kepribadian

Kepribadian yang tidak dapat dibbentuk dengan baik akan mengarahkan remaja untuk melakukan kenakalan dan tindakan menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku.

  • Faktor status dan peranannya dalam masyarakat

Seorang anak yang pernah berbuat menyimpang terhadap hokum yang berlaku, sering kali pada saat kembali ke masyarakat status atau sebutan “eks atau mantan atau bekas” yang diberikan oleh masyarakat sulit terhapuskan sehingga anak tersebut kembali melakukan tindakan penyimpangan hokum karena merasa tertolak atau terasingkan.

  • Faktor Eksternal
  • Kondisi lingkungan Keluarga

Penyebab kenakalan anak remaja dari keluarga mampu atau kaya bukan terletak pada materi, tetapi lebih pada kurangnya kasih sayang dan perhatian. Sementara pada keluaga yang kurang mampu, penyebabnya adalah kurangnya perhatian karena sibuk mencari nafkah.

  • Kontak Sosial dari Lembaga Masyarakat Kurang Baik

Kurangnya pengawasan dari lembaga-lembaga social dan sikap kurang tegas dalam menangani tindakan penyimpangan  akan makin meningkatkan kuantitas dan kualitas tindak penyimpanga di kalangan anak muda.

  • Kondisi geografis atau Kondisi Alam Fisik

Kondisi geografis yang tidak subur, kering, tandus juga dapat menjadi penyebab tindakan menyimpang seperti mencuri, melakukan perusakan dan mengganggu keamanan untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

  • Faktor Kesenjangan Eonomi dan Disintegrasi Politik

Orang kaya dan orang miskin dapat menyebabkan kecemburuan social yang diwujudkan dalam bentuk pencurian dan perusakan serta perampokan. Disintegrasi politik (perang, konflik antar parpol) dapat mempengaruhi jiwa remaja yang kemudian bisa menimbulkan tindakan penyimpangan.

Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja:

  1. Menguatkan sikap mental remaja agar mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.
  2. Memberikan pendidikan tidak hanya dalam penambahan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pendidikan mental, pribadi, agama dan budi pekerti.
  3. Menyediakan sarana dan menciptakan suasana yang optimal demi perkembangan pribadi yang wajar.
  4. Menyelenggarakan kelompok diskusi dengan memberikan kesempatan mengemukakan pandangan dan pendapat para remaja dan memberikan pengarahan yang positif.
  5. Mendirikan tempat latihan untuk menyalurkan kreativitas para remaja delikuensi dan nondelikuensi.
  • Individualisme yang Semakin Tinggi

     Individualisme bisa disebut sebagai perilaku yang mementingkan diri sendiiri dan tidak mau tahu  urusan atau kepentingan orang lain. Dapatkah kamu mnemukan sikap individualisme? Banyak sikap individualis yang berkembang di sekitar kita di antarnya adalah menggunakan handphone tanpa memperhatikan keadaan di sekitarnya. Contoh lain, ketidakpedulian social terhadap sesama yang membutuhkan, seperti kaum miskin di sekitarnya.

UPAYA MENGHADAPI GLOBALISASI

  1. Upaya Menghadapi Globalisasi Budaya
  2. Menyaring setiap budaya asing yang masuk ke Indonesia untuk kemudian diadaptasi dan digunakan bersama-sama.
  3. Mempromosikan budaya asli Indonesia ke kancah internasional untuk menumbuhkan rasa cinta budaya Indonesia.
  4. Menyukai dan menggunakan produk-produk asli Indonesia.
  5. Memperkuat persatuan dan kesatuan antar warga Indonesia yang memiliki budaya beragam untuk bersatu melindungi budaya asli Indonesia agar tidak luntur terbawa arus globalisasi juga tidak hilang karena diklaim negara lain.
  6. Mematenkan setiap budaya Indonesia nserta mempublikasikan agar tetap terjaga dan menjadikan masyarajkat Indonesia bangga memilikinya.
  7. Berpegang teguh pada nilai religius, spiritual dan memupuk rasa kebhinekaan agar Indonesia tetap berjaya dengan budayanya.
  8. Meningkatkan kualitas nilai keimanan dan moralitas masyarakat.
  • Upaya Menghadapi Globalisasi Iptek
  • Berkopentensi dalam kemajuan iptek.
  • Meningkatkan motif berprestasi.
  • Meningkatkan kualitas/mutu sumber daya manusia terutama di bidang penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar kita mampu bersaing.
  • Selalu berorientasi ke masa depan.
  • Meningkatkan penguasaan kita terhadap teknologi modern di segala bidang sehingga tidak ketinggalan dan bergantung pada bangsa lain.
  • Upaya Menghadapi Globalisasi Ekonomi
  • Menyiapkan SDM yang kompeten, kompetitif dan memiliki kemampuan yang baik dalam menghadapi kompetensi globalisasi.
  • Melaksanakan standarisasi dan sertifikasi bagi perusahaan dan lembaga pemerintah untuk citra, kesungguhan dan kualitas produk.
  • Menghilangkan praktik-praktik korupsi, kolusi dan nepotisme
  • Mendorong pengusaha-pengusaha local khususnya pengusaha kecil dan menengah untuk berkompetensi secara sehat.
  • Mendorong munculnya produk-produk kreatif dan inovatif dari masyarakat Indonesia
  • Upaya Menghadapi Globalisasi Komunikasi
  • Memilih dan memanfaatkan alat komunikasi secara tepat dan sebaik-baiknya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan.
  • Memanfaatkan alat komunikasi demi kemajuan masa depan dan tidak menyalah      gunakannya.
  • Memilih informasi dengan tepat dan bijaksana agar tidak mudah terpengaruh dan terhasut oleh informasi yang salah.
  • Upaya Menghadapi Globalisasi Transportasi
  • Memanfaatkan alat transportasi sesuai dengan jarak dan waktunya.
  • Menggunakan alat transportasi tidak berlebihan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.
  • Menjaga keberadaan alat transportasi local sebagai salah satu khasanah budaya

TUGAS

  1. Jelaskan globalisasi yang terjadi dalam bidang iptek di Indonesia!
  2. Sebutkan 5 pengaruh positif dari globalisasi yang sudah kalian rasakan!
  3. Jelaskan pendapatmua tentang upaya dan sikap yang tepat sebagai pelajar dalam menghadapi globalisasi namun tetap mengedepankan kehidupan bangsa yang luhur!

Setelah mempelajari materi 21 sampai dengan materi 25 kerjakan soal DI SINI !

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: