Materi-22

FAKTOR PENYEBAB PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

PENYEBAB PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
1. Bertambah dan berkurangnya penduduk
2. Penemuan baru
3. Konflik
4. Terjadinya pemberontakan/Revolusi
5. Perubahan lingkungan alam
6. Peperangan
7. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain

    Pada dasarnya perubahan social budaya dalam masyarakat terjadi karena ada sesuatu yang dianggap sudah tidak memuaskan, kebosanan masyarakat terhadap sesuatu yang ad, dan juga karena menyesuaikan diri dengan factor yang baru. Dapatkah kamu menjelaskanfaktor penyebab peruahan social budaya ?  Untuk mengetahuinya marilah kita ikuti pembahasan beikut !

  1. Bertambah dan Berkurangnya Penduduk

     Indonnesia termasuk negara dengan jumlah penduduk besar ke 4 dunia berdasarkn data dunia tahun 2012. Urutan 1 adalah China (1,35 milyar), India (1,26 milyar), Amerika Serikat (314 juta), Indonesia (237 juta). Pulau Jawa merupakan pulau yang kepadatan penduduknya paling tinggi. Hal ini terjadi karena factor geografis, khususnya factor fisik berupa tanah yang subur san factor sejarah. Kerajaan banyak berkembang di Pulau Jawa. Apabila suatu wilayah dipadati oleh penduduk maka banyak perubahan social budaya, misalnya: menurunnya sikap keamah tamahan, muncul kelompok baru, perubahan pada lembaga social dan lain-lain. Lalu mengapa perubahan jumlah penduduk menyebakan terjadinya perubahan social budaya ? Semakin besar jumlah penduduk semakin besar masalah yang dihadapi, penduduk kota mengalami peningkatan yang besar karena urbanisasi. Bagaimana dengan wilayah yang ditinggalkan ? Dengan banyaknya penduduk yang pindah mengakibatkan lahan terbengkelai, wilayan menjadi kurang berkembang, karena tenaga produktif pindah ke kota. Pengelolaan bonus demografi yang tepay akan membawa dampak positif terhadap prubahan social budaya masyarakat. Apa yang dimaksud dengan bonus demografi ? Bonus Demografi adalah bonus yang dinikmati suatu negara sebagai akibat dari besarnya proporsi pernduduk produktif (usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan yang dialaminya. Pengelolaan bonus ini dapat dilakukan oleh pemerintah dengan cara menata kebutuhan sarana dan prasarana kehidupan masyarakat, berbangsa dan benegara yang disesuaikan  dengan kkebutuhan penduduknya. Indonesia harus mampu menyiapkan generasi muda yang berkualitas tinggi melalui pendidikan, pelatihan, kesehatan, penyediaan lapangan kerja dan investasi.

  • Penemua Baru

     Handphone menunjukkan hasil dari pembaharuan komunikasi. Awalnya handphone digunakan untuk komunikasi suara, komunikasi tulisan (message), kamera, radia dan internet. Saal ini , aneka aplikasi dapat dimasukkan ke dalam satu telepon seluler canggih.

     Tahukah kamu siapa penemu listrik? Ketika listrik ditemukan oleh Micael Faraday (1791-1867) pada tahun 1821 dunia mengalami banyak perbahan termasuk rangkaian penemuan sesudahnya.Penemuan-penemuan dan pembaharuan menyebabkan perubahan di bidang komunikkasi, satatus social, pola piker dan tindakan manusia.

  • Konflik

            Kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena negara Indonesia dikaruniai keanegar Mengapaka agaman baik agama, suku bangsa dan ras. Keanekaragaman tersebut memperkaya mulitikulturalisme bangsa. Namun di sisi lain keanekaragaman juga membawa proses social negative yang disebut konflik. Pernahkan kalian bertengkar dengan teman  atau saudaramu? Mengapa kalian bertengkar? Tentunya bertengkar atau berbeda pendapat dengan orang lain pasti pernah kalian alami. Kondisi inilah yang dapat dikategorikkan dalam konflik. Faktor penyebabnya bermacam-macsm seperti salah paham dan perbedaan pendapat. Apakah yang di maksud dengan konflik? Konflik dapat diistilahlainkan dengan pertentangan. Pertentangan dapat terjadi antar individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok. Penyebab konflik pada dasarnya adalah karena adanya perbedaan. Konflik social sebagai penyebab terjadinya perubahan social yang pernah terjadi di Indonesia di antarannya adalah konflik antara pemerintah RI dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka)

  • Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi

     Revolusi atau pemberontkan dapat menyebabkan terjadinya perubahan social budaya. Conoh: Pemberontakan Arab, Revolusi Mesir (2011, menuntut presiden Hosni Mubarak melepaskan jabatannya) yang sudah berkuasa 30 tahun, Revolusi Mei 1998 di Indonesia yang diawali demonstrasi yang menuntut presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya yang sudah berkuasa 32 tahun.

  • Perubahan Lingkungan Alam

     Apa yang dimaksud dengan lingkungan alam? Lingkungan alam adalah  lingkungan yang sudah ada tanpa harus dibuat oleh manusia. Yang termasuk lingkungan alam adalah: tanah(daratan), perairan dan udara. Perubahan lingkungan alam dapat terjadi karena factor alam dan factor manusia. Banjir, panas, gunung meletus, gempa dan tsunami adalah contoh perubahan lingkungan alam karena factor alam. Perubahahan lingkungan alam karena factor manusia contohnya penggunaan teknologi dalam mengelola alam, pemanfaatan lingkungan alam yang berlebihan, pembuangan limbah ke lingkungan alam dan sebagainya.

     Dapatkah kamu memberikan contoh perubahan lingkungan alam yang dapat menyebabkan perubahan dalam masyarakat? Suatu masyarakat yang tinggal di lingkungan pantai mempunyai pekerjaan sebagai nelayan. Suatu saat mereka mengalami bencana tsunami. Lingkungan alam di sekitar tempat tinggal mereka mengalami perubahan besar. Mereka di relokasi ke lingkungan alam dataran rendah. Relokasi tempat tinggal membuat mereka harus mengubah mata pencaharian mereka yang semula sebagai nelayan berubah menjadi petani. Apakah pola pikir dan perilaku mereka mengalami perubahan?

  • Peperangan

     Terjadinya perang di suatu wilayah akan berpengaruh terhadap perubahan warga masyarakat. Perubahan itu dapat terjadi pada cara berperilaku, berpikir atau kepribadian dari mereka. Bangsa yang menang perang akan memaksakan kebudayaannya kepada yang kalah. Indonesia pernah berperang melawan Jepang dan Belanda. Meskipun Jepang menjajah negara kita hanya sekitar kurang lebih tiga setengah tahun (1942-1945). Namun banyak membawa perubahan social budaya bangsa Indonesia. Tahukah kamu perubahan apa sajakah itu? Perubahan social budaya yang terjadi akibat Indonesia dikuasai Jepang dapat kita bagi bagi menjadi beberapa bidang diantaranya sebagai berikut:

  1. Bidang Sosial

Dalam bidang social kemiskinan dan kelaparan terjadi di berbagai daerah. Tenaga keja produktif yang ada di desa dipekerjakan pada beragam proyek. Akhirnya desapun mengalami krisis karena tidak terurus.

  • Bidang Ekonomi

Di bidang ekonomi terlihat bahwa rakyat hidup dalam kesulitan dan kemiskinan. Sumber daya dan hasil-hasil pertnian dibawa untuk kepentingan perang Jepang. Bahkan pada waktu itu rakyat hanya makan ubi dan  bonggol pisang.

  • Bidang Budaya

Bidang budaya terdapat dampak yang cukup baik karena Bahasa Indonesia berkembang luas. Hal ini sebagai dampak kebijakan Jepaang yang melarang kebudayaan Barat (Belanda). Karya sastra bermunculan dengan nuansa perang dan kemerdekaan.

  • Bidang Politik

Para pemimpin dilibatkan dalam beragam organisasi. Mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk mempersiapkan kemerdekaan. Puncak perjuangan untuk merdeka dimulai dari masa ini.

      Ketika Jepang menduduki Indonesia, pada tahun 1945, dua bom atom dijatuhkan oleh tentara Sekutu di kota Hirosima dan Nagasaki. Delapan hari setelah bom atom menghancurkan Nagasaki, Rakyat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Jatuhnya bom atom di Jepang memberikan hikmah lepasnya belenggu kekejaman tentara Jepang yang telah merampas hampir seluruh harta benda yang dimiliki penduduk Indonesia. Perubahan terbesar yang dirasakan bangsa Indonesia pada tahun 1945 adalah terjadinya proklamasi kemerdekaan..

  • Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain

     Kebudayaan dalam masyarakat mmempunyai kecnderungan untuk saling mempengaruhi. Seperti halnya kamu dan temanmu, kamu dapat mempengaruhi mereka dalam berpakaian, gaya rambut ataupun berperilaku. Begitu juga sebaliknya temanmu dapat mempengaruhi kamu dalam berbagai hal. Dalam masyrakat, pengaruh kebudayaan suatu masyarakat dapat menyebabkan terjadinya perubahan social budaya pada masyarakat lain. Hubungan yang terjadi dapat menimbulkan pengaruh timbal balik. Suatu masyarakat dapat mempengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang mempengaruhinya. Untuk lebih jelasnya perhatikanlah contoh berikut !

     Masuk dan berkembangnya unsur agama Islam pada waktu telah itu telah menyebabkan peubahan social yang sangat luas di kalangan masyarakat Indonesia. Ketika agama Islam masuk ke Indonesia, telah berkembang terlebih dulu agama Hindu dan agama Budha. Pengaruh kebudayaan Hindu sangat kuat sehingga kebudayaan dari agama Hindu masih tampak nyata. Kebudayaan Islam dengan kebudayaan masyarakat setempat akhirnya mengalami percampuran budaya. Hal ini terlihat dari beberapa bangunan yang mencerminkan bentuk perpaduan, sebagai contoh kalian bisa amati Masjid Agung Banten ataupun Masjid Demak yang mencerminkan adanya perpaduan kedua agama. Pada masjid Agung Banten, struktur bangunannya mencerminkan seni bangunan sebagai ciri utama bangunan Hindu namun bangunan masjid mempunyai fungsi sebagai bangunan untuk beribadah umat Islam. Perubahan itu terjadi karena dua kebudayaan saling bertemu secara langsung. Dapatkah kamu menemukan contoh di sekitar tempat tinggalmu mengenai pengaruh kebudayaan masyarakat lain?

     Proses pertemuan kebudayaan tidak selalu saling mempengaruhi. Ketika kebudayaan mempunyai taraf seimbang, yang terjaadalah saling menolak (cultural animosity). Bagaimana hal ini bisa terjadi? Keadaan itu dapat berasal dari keadaan masa lalu kedua kebudayaan yang mengalami pertentengan fisik. Pertentangan itu kemudian dilanjutkan dengan pertentangan-pertentangan nonfisik. Terjadilah sikap saling menolak terhadap pengaruh kebudayaan masing-masing. Contoh cultural animosity terjadi pada kebudayan kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Keduanya merupakan pecahan dari kerajaan Mataram. Yogyakarta dan Surakarta mmempunyai kebudayaan yang hampir sama namun sebenarnya berbeda karena mereka tidak mau saling terpengaruh. Misalnya saja, gaya pakaian adat antara Yogyakarta dan surakata memang sama namun ada sedikit perbedaannya. Tahukah kamu dimana perbedaannya? Perbedaan tersebut tampak mulai dari odel besk, cara melipat jarik, blangkon, gaya busana kebaya, dan tata cara pengantin. Dapatkah kamu menemukan perbedaan lainnya.

     Proses pengaruh kebudayaan lain yang menyebabkan terjadinya perubahan social budaya antara lain sebagai berikut:

  1. Difusi

Difusi merupakan proses penyebaran unsur baru, baik berupa alat, ide maupun gagasan dari satu pihak ke pihak lain, dari suatu tempat ke tempat laim, dari satu orang ke orang lain, dan dari satu masyarakat ke masyarakat lain, Difusi dapat dengan mudah tersebar ketika masyarakat itu terbuka dengan dunia luar. Contohnya pada masyarakat tani tradisional pengolahan lahan pertanian masih menggunakan tenaga hewan dan tenaga manusia. Mereka kemudian mengenal mesin traktor yang ternyta lebih praktis dan lebih cepat dalam mengolah lahan. Pengetahuan manusia berkembang dan berubah karena menghimpunnya dari interaksi dengan masyarakat atau manusia lain.

  • Akulturasi (Cultural Contact)

Apakah kalian masih ingat materi tentang interaksi social di kelas VII? Salah satu bentuk interaksi soaial asosiatif adalah akulturasi. Percampuran bentuk bangunan antara agama Hindu dan Islam yang diwujudkan dalam bentuk Masjid adalah salah satu contoh  akulturasi. Akulturasi terjadi ketika satu kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing, lambat laun unsur kebudayaan asing tersebut melebur atau menyatu ke dalam sendiri (asli), tetapi tidak menghilangkan ciri kebudayaan lama. Apa contoh dari akulturasi budaya? Ketika berkembang music rap dari negara asing bertemu dan digabungkan dengan bahasa Jawa, maka tercapailah akulturasi music rap dengan bahasa Jawa. Dapatkah kamu menemukan contoh akulturasi budaya di sekitar kalian?

  • Asimilasi

Asimilasi mirip dengan akulturasi. Keduanya merupakan pertemuan kebudayaan. Bedanya terletak pada akulturasi sebagai pertemuan kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan campuran, maka asimilasi merupakan pertemuan kebudayaan yang lambat laun melebur menjadi kebudayaan baru dimana unsur dari masing-masing kebudayaan asli hilang. Dapatkah kamu memberikan contoh asimilasi?

  • Penetrasi

Penetrasi merupakan proses perembesan unsur budaya kepada suatu masyarakat baik secara damai, ataupun paksaan. Masuknya unsur agama atau pemaksaan kebudayaan dari bangsa penjajah kepada bangsa yang dijajah merupakan contoh proses penetrasi.

  • Invasi

Invasi yaitu masuknya unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kebudayaan setempat dengan peperangan (penaklukan) bangsa asing terhadap bangsa lain. Masuknya Belanda ke Indonesia pada masa penjajahan membawa serta unsur-unsur budaya yang sebagian diterapkan pada masyarakat daerah jajahannya. Apa saja unsur yang dipaksa masuk ke bangsa Indonesia oleh penjajah Belanda? Beberapa unsur tersebut diantaranya adalah bahasa dan system pemerintahan.

  • Milenarisme

Milenarisme yaitu salah satu bentuk kebangkitan, yang berusaha mengangkat golongan masyarakat bawah yang tertindas dan telah lama menderita dalam kedudukan social yang rendah. Masyarakat pedalaman yang memiliki sumber daya alam yang melimpah namun selama ini tidak bisa mengolah sumber daya alam itu karena telah diekksploitasi orang asing, dan sekarang berusaha untuk bisa mengolah kekayaan alam mereka sendiri.

TUGAS

Setelah kalian mengamati berbagai factor yang menyebabkan terjadinya perubahan social budaya di Indonesia.

  1. Bagaimana perubahan social budaya yang terjadi di lingkungan alam yang subur dan di lingkungan alam yang kurang subur?
  2. Apa saja perubahan social budaya akibat Indonesia berperang melawan penjajahan Belanda?
  3. Carilah contoh pengaruh masyarakat lain di sekitar tempat tinggal kalian yang menyebabkan terjadinya perubahan perubahan social budaya!

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: