MATERI-10

KONDISI ALAM NEGARA MESIR.

  • Lokasi.

         Mesir terletak pada 25oBT – 36oBT dan 22oLU – 32oLU. Secara geografis, Mesir terletak di Afrika Utara dengan posisi negaranya menghadap Laut Mediteran dan Laut Merah. Negara ini berbatasan utara dengan Laut Mediterania, di sebelah barat denngan Libya, di sebelah selatan berbatasan dengan Sudan dan di sebelah timur dengan Laut Merah. Luas wilayah mencapai 1.500.000 km2.

          Posisi Mesir menjadi sangat penting karena adanya sebuah terusan yaitu Terusan Suez. Terusan terbut memperpendek jarak dari Eropa ke negara-negara Asia dan Australia atau sebaliknya. Sebelum adanya terusan tersebut, perjalanan laut dari Eropa ke negara-negara  Asia dan Australia atau sebaliknya harus mengelilingi Afrika melewati dan lautan di selatan Afrika. Jarak tersebut tentu sangat jauh dan memerlukan waktu yang lama.

  • Iklim.

    Mesir memiliki iklim subtropics dan gurun. Hanya ada dua musim utama di Mesir yaitu musim panas yang sangat panas (hot summer) dan musim dingin yang ringan (mild winter). Musim panas berlangsung dari Mei sampai Oktober sedangkan musim dingin berlangsung dari November sampai April.

     Suhu udara di Mesir dapat dibedakan antara wilayah utama, yaitu pantai Laut Mediterania dan daerah pedalaman Mesir. Di wilayah pantai Laut Mediterania, suhu udara tidak sebesar di daerah pedalamannya. Di wilayah pantai ini, pada musim dingin suhubudara berkisar antara 9,5oC sampai 23oC, sedangkan pada musim panas antara 17oC sampai 32oC. Di daerah pedalaman Mesir suhu udara dapat mencapai lebih dari 40oC pada siang hari. Seperti di daerah gurun lainnya, suhu udara dapat berbea jauh antara siang dan malam. Di wilayah gurun, siang hari di musim panas suhunya dapat mencapai 43oC dan malam hari mencapai 7oC, sedangkan pada musim dingin, suhu siang hari mencapai sekitar 18oC dan malam hari dapat mencapai 0oC.

     Curah hujan di Mesir sekitar 20 – 200 mm/tahun. Wilayah yang kering berada di bagian tengah dan selatan, sedangkan wilayah utara yang menghadap kea rah Laut Mediterania curah hujan lebih tinggi. Namun, secara umum curah hujan di Mesir sekitar 80 mm/tahun.

     Setiap tahun antara Maret dengan Mei terdapat angin yang berhembus dari selatan atau barat daya. Angin tersebut panas, kering dan berdebu yang oleh penduduk setempat disebut Sirocco dan Khamsin. Angin yang kering dan panas  tersebut jika melewati gurun akan membawa debu dan pasir. Suhu angina tersebut dapat mencapai 45oC dan dengan kecepatan km/jam dapat merusak tanaman yang dilewatinya.Bentuk Muka Bumi.

     Sebagian besar wilayah Mesir merupakan gumuk pasir (sand dunes) yang yang terletak pada wilayah yang rendah antara gurun Bagian Barat dan Gurun Lybia. Walaupun demikian ada beberapa bentuk muka bumi yang dapat dijumpai di wilayah Mesir, yaitu:

a). Semenanjung Sinai.

Semenanjung Sinai terletak di sebelah timur Terisan Suez dan berbatasan dengan Israel. Semenanjung Sinai terdiri atas dataran tinggi dan pegunungan.

b). Gurun Arabia.

      Daerah ini merupakan pegunungan yang kasar, sangat tandus dan bergelombang. Posisinya terletak antara Sungai Nil dan Pegunungan di tepi Laut Merah. Puncak tingginya adalah Jabel Hemaa (1977 m).

c). Gurun Lybia.

     Gurun Lybia merupakan sebuah permukssn daratan yang letaknya lebih rendah dari permukaan laut (Depresi Kontinental). Posisi Gurun Lybia berada di sebelah barat dari Sungai Nil.

d). Lembah Sungai Nil

      Lembah Sungai Nil merupakan dataran rendah yang sangat subur. Karena itu, lembah             Sungai Nil memjadi pusat menjadi pusat aktivitas pertanian penduduk, sumber air bersih dan irigasi. Sekitar 98 % penduduk Mesir tinggal di Lembah Sungai Nil. Sungai memiliki panjang 5.600 km dan menjadikannya sebgai sungai terpanjang di dunia.

  • Geologi.

         Mesir memiliki sumber daya alam berupa minyak dan gas, bijih besi, fosfat, mangan, gypsum, talk, asbes, timah, emas dan zinc. Gurun Mesir menyediakan pasokan garam yang berlimpah.

  • Flora dan Fauna.

Mesir tidak memiliki hutan. Flora yang umumnya tumbuh di Mesir merupakan pohon daerah kering tropis dan subtropics seperti pohon lontar (papyrus), palma, kayu putih (eucalyptus), akasia, dan semacam pohon cemara (cypess). Fauna yang umumnya dijumpai adalah domba, onta dan keledai. Selain itu, Mesir memiliki sekitar 300 jenis burung. Hanya sedikit ditemui binatang liar seperti Hiena, Jakal, Lynx, luwak dan babi liar. Sejenis kambing hutan dapat dijumpai di Sinai. Reptil buaya dan ular juga dapat dijumpai di Lembah Sungai Nil. Selain itu, berbagai jenis  ikan dapay dijumpai di Sungai Nil.

  • Penduduk.

              Jumlah penduduk Mesir mencapai 89,1 juta jiwa (WPDS, 2015). Sekitar 43% penduduknya tinggal di daerah perkotaan dan sekitar 2/3 dari penduduk tinggal di daerah delta dan lembah sungai yang subur. Para petani tradidional Mesir disebut fellahin. Penduduk Mesir dapat dibedakan menjadi tiga kelompok utama, yaitu:

  1. Orang Nubian dengan ciri kulit hitam, umumnya ada di selatan.
  2. Orang Hamit dengan ciri kulit putih dan merupakan pendiri Mesir kuno.
  3. Orang Arab.

Sebagian besar (90%) penduduk Mesir beragama Islam, sisanya sekitar 10% beragama Kristen. Karena itu, konstitusi Mesir berdasarkan pada hokum Islam.

TUGAS

     1. Buatlah tulisan tentang Terusan Zuez dilihat dari sejarah dan keuntungannya bagi Mesir !

     2. Perhatikan keadaan alam Mesir dan sebaran penduduk serta kota-kota di Mesir. Lakukan analisis keterkaitan antara keadaan alam dan sebaran pernduduk serta kota-kota di Mesir !

     3. Keadaan alam Mesir sebagian besar berupa gurun, sehingga tidak mendukung aktivitas pertanian. Tetapi, Mesir merupakan salah satu negaa yang diperhitungkan di kawasa Afrika Utara. Lakukan analisis factor yang mendukung Mesir menjadi negara besar di wilayah tersebut !

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: